Sekolah harusnya mempersiapkan
murid-muridnya untuk bisa mengembangkan dirinya sendiri. Usaha mengembangkan
diri perlu keterampilan. Tentu saja merupakan salah satu tugas
sekolah untuk membangun keterampilan tersebut.
Berangkat dari sanalah Sekolah Peradaban Insan Mulia merancang rangkaian kegiatan yang mengembangkan karakter dan keterampilan anak. Rangkaian itu dimulai dari kelas satu sampai kelas enam dengan tujuan yang saling terkait antar kegiatan.
Berangkat dari sanalah Sekolah Peradaban Insan Mulia merancang rangkaian kegiatan yang mengembangkan karakter dan keterampilan anak. Rangkaian itu dimulai dari kelas satu sampai kelas enam dengan tujuan yang saling terkait antar kegiatan.
Di
kelas-kelas awal, tujuan yang ingin dicapai adalah mengembangkan selfesteem
anak, membuat anak yakin bahwa dirinya mampu. Kepercayaan diri diyakini sebagai
modal berharga bagi perkembangan anak. Jadi kegiatannya lebih banyak
mengeksploitasi kemampuan anak.
Sedangkan
pada kelas-kelas selanjutnya tujuannya adalah pengembangan keterampilan. Baik
keterampilan sosial maupun keterampilan pengembangan diri (how to learn).
Tujuan-tujuan tersebut tidak berdiri sendiri-sendiri, tetapi dibangun
bersama-sama dalam setiap kegiatan.
Adapun kegiatan-kegiatannya
adalah: Market Day, Science Fair, Science
Camp, Superkid, Homestay, Kemping, Primacamp, Holiday Camp, Bina Remaja, Manasik Haji, Muhasabah
dan Muroja’ah, Mabit, serta kegiatan hari besar
agama Islam dan nasional yang dikemas khas.
Keberagaman kemampuan dan latar belakang orang
tua siswa memungkinkan mereka menjadi guru tamu/volunteer untuk mata pelajaran tertentu atau melatihkan
keterampilan tertentu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar