Guru memegang peran sentral dalam
pembelajaran. Guru-guru Sekolah Peradaban Insan Mulia merupakan guru-guru yang
terseleksi dan sudah ber-pengalaman dalam mengembangkan pembelajaran yang
inovatif, menyenangkan, dan bermakna. Mereka tidak hanya mempunyai kompetensi
dalam bidang keilmuan yang diajarkan, tetapi juga memahami dan dekat dengan
anak, mampu menjalin relasi sosial dengan baik, kreatif, dan pekerja keras.
- Dwi Prasetyowati,
S.Si.
Bu Dwi lahir di Purworejo, 13
April 1981. Sebelum memilih bidang pendidikan sebagai tempat aktualisasi diri,
Bu Dwi pernah menjadi koordinator admin di sebuah dealer terkemuka dan analis
data di sebuah cafe.
Sejak tahun 2010 bergabung dengan
sebuah sekolah yang tengah berkembang, dan merasa menemukan dunia yang senapas
dengan fitrahnya sebagai seorang ibu.
- Donny Safari
Lahir di Cimahi tahun
1975. Menyelesaikan pendidikannya di Fakultas Ilmu Komunikasi UNPAD pada tahun
1999.
Pengalaman mendengarkan
dongeng dari sang kakek membuatnya gemar membaca beragam jenis bacaan (cerita,
dongeng, sejarah). Kegemaran tersebut mengantarnya mengikuti jejak kakek. selama
kurang lebih satu dekade, Pak Donny menggunakan dongeng sebagai salah satu
metode untuk meningkatkan minat belajar dan minat membaca pada anak-anak di
salah satu sekolah swasta Kabupaten Bandung.
- Fadhlun, S. Pd
Lulusan Universitas Pendidikan
Indonesia jurusan Pendidikan Tata Busana. Lahir di Bandung, 9 Maret 1987.
Pengalaman di dunia anak dimulai dengan mengajar di TPA, menjadi guru privat.
Kemudian menjadi guru Bahasa Inggris di sebuah SD negeri, pembimbing olimpiade
IPA, dan operator Dapodik.
Selain mempunyai kemampuan
mengajar, Bu Ifa juga terampil dalam membuat beraneka kerajinan tangan (handycraft).
- Nunung Komariah
Ibu satu anak ini memulai kiprah
di dunia pendidikan dengan menjadi pendamping (helper) anak berkebutuhan khusus
di sebuah sekolah dasar, sebuah pilihan yang tidak banyak sarjana yang mau melakukannya.
Setelah beberapa tahun menjadi
helper, Bu Nunung melangkah menjadi guru bidang studi Matematika, sesuai dengan
latar belakang kesarjanaannya. Untuk
meningkatkan kompetensi mengajar, Bu Nunung mengambil kuliah profesi pengajar
(akta IV).
- Okky Zakkaria
Lahir di Bandung pada 16
Oktober 1972. Menyelesaikan pendidikan tinggi di Universitas Terbuka jurusan
Ekonomi Manajemen. Sejak 1994 aktif mengajar di Madrasah Diniyah Al Ikhlas.
Tahun 2004 mulai mengajar
di SD Gemilang Mutafannin, dan menjabat sebagai kepala sekolah dari 2008 sampai
2012. Pernah aktif di Asosiasi Sekolah Inklusi Jawa Barat, sebagai koordinator
se-Bandung Barat.
Pak Okky mempunyai kepedulian terhadap
pengembangan SDM dan manajemen berbasis sekolah, serta mengembangkan sistem
manajemen pendidikan inklusif.
- Suhud Rois
Alumni jurusan Sejarah
UNPAD, sudah hampir 14 tahun menekuni dunia pendidikan. Begitu menyelesaikan
kuliah S1-nya, Pak Suhud langsung bergabung dengan sebuah sekolah yang baru
akan didirikan.
Selama menempuh
perjalanan 14 tahun, Pak Suhud menjadi salah satu rujukan dalam perencanaan,
pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran di sekolahnya.
Di waktu luangnya, Pak
Suhud suka menulis. Beberapa tulisan pernah di muat di majalah pendidikan dan
keluarga. Buku karyanya yang sudah diterbitkan adalah Be Yourself: Menjadi Diri
Sendiri Itu Asyik, Lho! dan Sekolah
yang Menyenangkan.
- Yukie Agustia
Kusmala
Lahir di Bandung tahun 1974. Sejak lulus dari Fakultas
Psikologi Unisba tahun 1999, banyak bergelut dengan kegiatan pendidikan.
2001-2006 menjadi guru ditingkat pendidikan dasar. Tahun berikutnya hingga saat
ini aktif menjadi pengajar (dosen luar biasa)
di beberapa akademi kebidanan. Selain
itu, juga sering menjadi nara sumber pada seminar dan pelatihan untuk guru TK,
SD, SMP, dan orangtua, baik sebagai pribadi maupun sebagai bagian dari Grow Up Learning Center dan Klab
Keayahbundaan yang didirikannya